Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2016

SUKSES ITU TERNYATA TENTANG KESABARAN

"Dan ketahuilah...bahwa kemenangan bersama kesabaran"(Al hadist) Melihat orang yg terlihat sukses dgn pencapaiannya masing2 kita biasanya suka komen sendiri dalam hati. "Wah dia kok sudah sukses ya padahal masih muda" "wah kok si anu sudah jadi anu ya padahal mah dulunya biasa2 aja!" "Wah ga nyangka ya dia keren bgt sekarang, setiap tulisannya pasti best seller,umur segitu tulisannya udh banyak" "Wah kok bisa ya dia pinter sekarang, padahal dulu mah bego bgt!" "Wah dia skrg cantik bangeeet...padahal dulu mah udik abiis!" "Wah gilaaak omzetnya ratusan juta...padahal cuma jualan online" "Wah dia udh hafal 30 juz?? Padahal anaknya banyak..kok bisa ya?" "Wah anaknya kok bisa sholeh2 dan pintar2 ya...padahal dulu ortunya itu sekampungku yg ga ada  apa2nya" Walaah saking sibuknya kita menilai2 orang, jalan kita malah terhambat..kita malah hanya jalan ditempat d...

KELUARGA YANG MERINDUKAN KELEMBUTAN

Lahir dari keluarga yg kasar tapi ingin memiliki keluarga yg penuh kelembutan?? Sulit memang. Tapi kita harus mampu! Karena kita ingin gambaran syurga yg penuh dengan kelembutan, berwujud di rumah kita. Begitu juga dengan saya, saya yg lahir berdarah batak, yg semua kalimat seringnya pakai tanda seru!!!. Saking inginnya saya punya keluarga yg lemah lembut,saya sampai merencanakan punya suami yg lembut dan pendiam untuk mewujudkan impian saya. Dan saya memang berhasil mendapatkannya, tapi kenyataannya?? Memiliki suami lembut tidak serta merta rumah di penuhi dengan kelembutan. Dan saya lah penyebab utama yg menjadi sumber kekasaran yg terjadi di rumah. Hiks! "Tidaklah satu keluarga diberi kelembutan melainkan akan memberi manfaat pada mereka. Dan tidaklah sebaliknya melainkan akan memberi mudharat pada mereka" (Hr. Ath Thabrani) Saat membaca hadist ini, saya pun bertekad untuk mengurangi suara saya yg mudah naik bila sudah tak sabar terhadap sesuatu. Saya harus cari c...

MENANAM BENIH INTEGRITAS

Oleh: Nur aynun Banyak yang heran mengapa ada orang yg sudah kuliah tinggi-tinggi, lulus dengan IPK tinggi, aktif di organisasi kemanusiaan, terlihat baik, sholat tidak tinggal, ngaji juga pinter, memakai kerudung, berkopiah, konon rajin juga sedekah, bahkan rajin posting artikel yg berisi nasehat...yah pokoknya terlihat baiklah tapi kok ya bisa menyimpang..kok ya bisa melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan kebenaran, kok ya bisa korupsi juga...meski hanya korupsi kecil di tempat kerja, semisal meminta harga bon ke toko 500 ribu padahal nilai barang hanya 100 ribu..meski hanya korupsi kecil di organisasi yang diikutinya semisal meminjam barang dari kantor tapi tidak dipulangkan, atau memakai fasilitas negara untuk keperluan pribadi, atau membuat proposal organisasi untuk sebuah acara kemasyarakatan tapi dipakai utk pribadi, makan-makan dan jalan-jalan. untuk yang sudah punya jabatan tinggi memakai tenaga bawahan untuk memuluskan keperluan pribadi etc... Ahh..Mestinya kita me...