MENANAM BENIH INTEGRITAS

Oleh: Nur aynun

Banyak yang heran mengapa ada orang yg sudah kuliah tinggi-tinggi, lulus dengan IPK tinggi, aktif di organisasi kemanusiaan, terlihat baik, sholat tidak tinggal, ngaji juga pinter, memakai kerudung, berkopiah, konon rajin juga sedekah, bahkan rajin posting artikel yg berisi nasehat...yah pokoknya terlihat baiklah tapi kok ya bisa menyimpang..kok ya bisa melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan kebenaran, kok ya bisa korupsi juga...meski hanya korupsi kecil di tempat kerja, semisal meminta harga bon ke toko 500 ribu padahal nilai barang hanya 100 ribu..meski hanya korupsi kecil di organisasi yang diikutinya semisal meminjam barang dari kantor tapi tidak dipulangkan, atau memakai fasilitas negara untuk keperluan pribadi, atau membuat proposal organisasi untuk sebuah acara kemasyarakatan tapi dipakai utk pribadi, makan-makan dan jalan-jalan. untuk yang sudah punya jabatan tinggi memakai tenaga bawahan untuk memuluskan keperluan pribadi etc...

Ahh..Mestinya kita memang tidak perlu heran..
Karena memang banyak orang yang memiliki IQ tinggi,memiliki bakat dan keterampilan mencari uang tapi tidak dibarengi dengan integritas tinggi..

integritas itu apa sih?

Integritas itu adalah kesanggupan untuk setia pada nilai-nilai yang diyakini meski harus menghadapi berbagai macam rintangan yg harus dihadapi sepanjang kita hidup di dunia ini.

Sebagai seorang muslim, dan sebagai seorang manusia yg menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran universal, sudah sekuat apa kita berjuang mempertahankan nilai-nilai kebenaran itu?

Bagaimana kita bisa memiliki integritas? Ini tidak mudah! Butuh proses panjang dimulai dari kecil saat kita masih dibuai mesra oleh ayah dan bunda...bila kebiasaan memegang teguh nilai-nilai tidak terinternalisasi pada diri semenjak kecil, setelah dewasa kita akan merasa biasa saja bila melakukan hal yg salah, karena jiwa dan fikiran kita tidak lg peka "apakah ini benar atau salah". Karena tujuan kita kuliah, tujuan kita bekerja hanyalah sebatas UANG, sebatas kita memiliki PEKERJAAN, berkarir tinggi-tinggi, mempertahankan prestise dimata keluarga dan masyarakat bukan utk mempertahankan NILAI kebenaran.

Coba kita ingat-ingat apa kata orang tua kita dulu saat menyekolahkan kita? Nah...itulah dia yg namanya penanaman nilai. Bahkan orgtua kita sendiripun mungkin tak sadar bahwa itu adalah proses penanaman nilai-nilai.

Penanaman nilai adalah proses penting yg harus diberikan oleh seorang pendidik kepada anak didiknya, baik orangtua pada anaknya atau guru pada muridnya.

Negara kita ini sangat miskin integritas,kalau tidak ingin dibilang sekarat. Bagaimana tidak sekarat, saat ada orang yg memiliki integritas tinggi harus rela tersingkir krn disangka aneh dan sok bersih..bahkan lebih perihnya bisa mengancam keberadaan org yg tdk memiliki integritas itu..jadi org yg memiliki integritas hrs dienyahkan!

Entah bagaimana cara meluahkan keprihatinan pada negri yg tercinta ini, semua kebaikan mudah sekali porak poranda karena kita dikelilingi oleh orang2 yg tidak memiliki integritas.

Tapi saya, dan mungkin Anda yg mendapat gelar orangtua, yg mungkin juga ikut gerah dan prihatin dengan segala carut marut negri ini. kita masih bisa bersyukur. Kita masih punya anak2 yg dititipkan Allah utk kita didik memiliki integritas tinggi, menjadi manusia yg berbudi luhur tinggi, yg tujuan hidupnya semata2 hanya utk menyemai kebaikan bagi sesama, menjadi apapun perannya.

Atas segala keprihatinan negri ini, kita harus selalu Yakin bahwa HARAPAN ITU MASIH ADA...harapan untuk indonesia yg menjadi baldatun thoyyibatun warobbun ghofuur...semua bermula dari diri kita..dari rumah kita...

Semoga...

Bogor,21 des 2016 
Di 8th pernikahan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kata Ajaib

Uang Dan Kasih Sayang

MINTA DIMENGERTI ATAU MAU MENGERTI