Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Pentingnya Memahami Pasangan

Gambar
Tahukah anda bahwa ada orang yang ga suka ngitung? paling ga suka ngurusin angka apalagi kalau angka yang  berhubungan dengan uang. Ughh...menyiksa!! Kalau ada uang maunya tinggal habisin ga usah lagi di hitung haha.. Apakah karakter ini salah?? Tahukah anda bahwa ada orang yang sukaaa menyendiri, dikasih tantangan untuk tampil di depan umum dia ogah. Kalau bisa dia bekerja yang ga usah bertemu orang banyak. Apakah karakter ini salah? Tahukah Anda ada orang yang demeeen cari perhatian, gabung di grup manapun kalau bisa dia harus dikenal orang. Ngomongnya seperti dia yang memiliki ruangan, sok kenal sok dekat padahal baru aja detik itu ketemu. Apakah karakter ini salah?? Setelah mengikuti Tallent Mapping yang dikembangkan oleh Abah Rama Royani beberapa hari yang lalu, ternyata masih banyak  pola pikir kita yang salah dan harus dirubah. Saat melihat suami yang suka ngurusin hal yang detail, diam, suka berfikir dan menyendiri, ternyata disitulah kekhasan di...

Bunda Harus Tahu

Gambar
Adakah Bunda disini yang masih stres kalau pekerjaan rumah belum rapi? Hati-hati! Bisa jadi kita belum paham tugas utama seorang Bunda itu apa.. Sering kita fokus pada hal yang tidak wajib, malah lalai pada yang wajib. Berbenah rumah rajin. Berbenah jiwa malas. Yang ada, rumah berantakan jadi mudah stres. lihat vas bunga bergerak ke lantai "adeeek....sudah Bunda bilang jangan mainin vas bunga!!" Lihat tas suami berserakan "Ayaaaah.. tas nya itu loh ga pernah di simpan pada tempatnya!" "Bunda...aku mau main sama Bunda.." rengek si Adek. "Kamu ga lihat Bunda lagi sibuk!!!" Rumah penuh teriakan Bunda, karena Bunda seperti tidak ingin kehabisan waktu hanya untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Bunda jadi ingin segera menyelesaikan pekerjaannya  tanpa ada gangguan. Karena Bunda juga ingin jalan-jalan, santai-santai, baca buku, tidur siang, online, nonton dan sebagainya. Kalau sudah banyak ganguan dan pekerjaan ga kunjung selesai, kap...

Ketika Harus meninggalkan Anak Di rumah

Gambar
Kalau orangtua harus keluar rumah untuk acara yang penting, bagaimana ya caranya agar anak mau di tinggal? Dalam kondisi tertentu dan waktu yang tidak cukup lama, ternyata ada juga manfaatnya anak di tinggal di rumah. Untuk melihat sejauh mana dia mampu melakukan tanggung jawabnya sebagai individu, yang tidak selalu bergantung dan diintervensi orang tua. Pagi tadi secara bersamaan saya dan suami harus keluar rumah. Kami punya kesibukan masing-masing, saya diminta ngisi kajian parenting dan suami harus presentasi tugas kuliah. Kami harus tinggalkan dua orang anak. Anak yang umur 4,5tahun (Athaya) belum mandi dan yang umur 8tahun (Azka) demam. Tiba-tiba saja subuh tadi Azka lemas, dan ternyata badannya panas. Mau di batalin acaranya ga mungkin karena sudah oke dari kemarin. Kalau suami yang batal, ini lebih ga mungkin, karena akan memperlama kuliahnya selesai. Mau bawa Athaya kasihan Azka yang tinggal sendiri. Mau di bawa keduanya kasian Azka yang lagi demam. Maka satu-satuny...

Bagaimana Menghadapi Anak Yang Tidak Penurut?

Gambar
"Dek... ayo dilipat dulu mukenahnya!" Setengah teriak Emak memanggil Athaya yang sudah ngacir keluar. Kami baru saja selesai sholat Zuhur berjamaah. Dia buka dengan tergesa mukenahnya dan menghamparkannya begitu saja di atas sajadah. "Ummi aja! Aku lagi sibuk nih..." katanya teriak dari teras rumah. Aiih...anak kecil ini! sibuk apa coba? dia sedang lari mondar mandir sambil mengangkutin mainannya ke teras. Ya bener juga sih, dia memang sibuk versi dia haha... Pikiranku langsung melayang, kalimat itu Sepertinya sangat familiar di telingaku. Ups! Aku tersadar, karena aku pun kerap berkata begitu bila sedang sibuk dan tidak bisa menemaninya bermain. Ini sebenarnya adalah kejadian yang kesekian kali, dia berhasil sholat tapi belum berhasil melipat sendiri mukenahnya. Duh! Anak ini..selaluu saja bikin senewen Emak. Antara mau ketawa dan mau nangis lihat tingkahnya. Iya sih..umurnya masih 4,5 tahun, belum wajib memaksanya sholat lima waktu apalagi harus juga tert...

Hati-hati Membeli Buku Ini Untuk Anak Yang Belum Bisa Baca

Gambar
"Anak saya masih kecil mba, belum bisa baca, nanti saya beli kalau anak saya sudah bisa baca ya.." kata seorang bunda saat saya tawarkan buku-buku mahal padanya. Harganya memang fantastis, mulai dari satu juta sampai tiga juta lebih. Saat anak saya masih bayi kalau di tawarin buku semahal itu, wow saya pasti juga akan berfikir seratus kali untuk memutuskan beli. MasyaAllah...iya juga ya...ngapain kita belikan buku padahal anak belum bisa baca. Mana harga buku mahal dan banyak pula, kan jadi mubadzir kalau sudah dibeli tapi tidak dibaca. Emak kan very rempong, mana sempat bacain buku sebanyak itu. Hiks..iya juga ya.. Bunda, ketahuilah...kita memang harus berhati-hati dalam membelikan buku pada anak yang belum bisa membaca. Karena usia dibawah tujuh tahun memang  sangat urgent untuk membangun pondasi aqidah. Salah dalam membeli buku akan berpengaruh besar bagi masa depannya. Oleh karena itu membelikan buku pada anak yang belum bisa baca harus betul-betul diperhatikan kon...

Haruskah Bercerai?

Gambar
"Kak aku mau cerai aja lah!" Katanya dari sebrang telfon. Seorang teman yang sudah kuanggap adik menelfonku. Aku kaget. Dia cerita bahwa suaminya sekarang jauh berubah, setelah mereka punya anak tiga. Tidak seperti di tahun awal pernikahan mereka. Dulu suaminya rajin sholat ke masjid sekarang tidak. Dulu suaminya rajin baca Qur'an sekarang tidak. Dulu suaminya rajin sholat dhuha sekarang tidak. Dulu suaminya berhenti merokok sekarang merokok lagi. Dulu suaminya selalu setuju apa saja kebaikan yang di sarankan istrinya untuk dikerjakan, sekarang tidak. "Bahkan kak, saat aku minta tolong pijitkan kakiku pasca operasi Cesar, dia tak mau kak!" ceritanya pilu. "Trus dia bilang apa?" kejarku. "dia jawab, tak mau lah.. Nanti aku disebut laki2 yg takut istri" olalala... Jujur betul dia ya. Sederhana nian definisi takut istri versi suaminya itu. "Kenapa dulu abang baik waktu awal kita nikah?" Katanya suatu kali pada si suami. ...

Hati-hati Jebakan Marketing Narkoba dan Pornografi

Gambar
Sadarkah Keluarga Anda Telah Menjadi Target Narkoba dan Pornografi? Berkecimpung di dunia marketing online sedikit banyak membuat saya melek. Bahwa untuk mencapai penjualan yang fantastis memang memerlukan proses yg panjang. Seorang marketing yang handal  sangat paham bagaimana menyentuh hati pembelinya. 90% pembeli memutuskan untuk membeli karena faktor emosi. Maka dibuatlah sebuah kondisi, iklan dan berbagai upaya untuk menyentuh emosi calon pembeli, hingga akhirnya pembeli mau membeli produk yg di jual tanpa perlu lagi di tawarkan. Tinggal pesan. Customers yang mencari sendiri. Narkoba dan pornografi adalah industri raksasa yang mempunyai anggaran luar biasa. Di Indonesia anggaran narkoba mencapai 1200-1400 triliun/tahun. Hampir mendekati APBN 2000 triliun/tahun. Bayangkan! Dengan anggaran sedemikian rupa apakah mereka masih menggunakan marketing ecek-ecek? Bisa dipastikan memakai pola luar biasa cerdas dalam menggaet calon pembelinya, dengan menyentuh sisi emosional calo...

Sudahkah Kita Berikan Diri kita Untuk Anak?

Gambar
"Tidak ada yang bisa menggantikan peran orang tua, tidak buku terbaik, tidak mainan, tidak tayangan televisi, atau komputer terbaik sekalipun, semua benda itu hanya bernilai saat digunakan bersama anak anda. Ikut serta dalam kegiatan anak, sama artinya dengan mengatakan padanya bahwa ia penting. Dengan begitu anak akan mengembangkan kepercayaan yang kokoh pada kemampuan dirinya, serta rasa menghormati diri sendiri." (Shakuntala Devi, Jenius Matematika dalam Guinness book of records) Saya pernah menawarkan mainan Edukasi pada seorang ibu. Lalu dia bertanya "mainan ini harus didampingi ya mainnya?" saya bingung mau jawab apa, jujur disatu sisi saya ingin agar manfaat mainan ini bisa dirasakan anaknya, lalu jiwa marketing saya bicara "bisa didampingi bisa main sendiri bun." jawab saya diplomatis. "Saya pengen ada mainan yang bisa dimainkan tanpa didampingi, karena saya ga punya waktu untuk mendampinginya main" jawab si ibu muda itu membuat jan...

Sudah Tepatkah Gaya Hidup Kita?

Gambar
Berapa anggaran untuk pendidikan yang kita keluar kan dalam sebulan? Sudahkah anggaran membeli buku masuk dalam daftar pengeluaran kita? Saya sangat iba pada kemiskinan yang terjadi di Indonesia. Walau pemerintah tak menganggap kita miskin. Tapi sebenarnya Kita lah yg paling tahu taraf kemiskinan kita. Mau jalan-jalan ke luar negri susah, mau umroh belum bisa, mau kurban juga nggak bisa, kalau pun mau melakukan itu semua butuh kerja keras dan nabung bertahun-tahun. Data dari badan Pusat statistik, tahun 2017 Indonesia mengalami kemajuan pendapatan perkapita sekitar 47jt/tahun. Itupun katanya sudah meningkat 5% dari tahun lalu. Artinya rata-rata pendapatan masyarakat 4jt/bln. Wow Kaya sekali ya Indonesia? Wajar saja setiap rumah punya mobil, minimal motor, punya tv, punya hp, punya alat elektronik, perabotan rumah tangga dan entah apalagi. Dan semuanya rata-rata kredit. Lihat saja sepanjang jalan pemberi jasa kredit menjamur. Spanduk, brosur dan flyer untuk memberikan pinj...

INGIN MENDAPATKAN KEBAHAGIAAN HIDUP?

Gambar
Oleh : Nur aynun Siapakah orang yang paling bahagia di dunia ini? Suatu hari, Amirul mukminin Umar bin khattab ra tertidur di bawah gubuk beralaskan tikar dari pelepah kurma. Saat itu datanglah utusan raja Romawi yang ingin mengajukan perdamaian kepada Amirul mukminin. Utusan itu sangat terkejut menyaksikan seorang raja dengan santainya tertidur nyenyak hanya dengan alas tikar dan di bawah gubuk, sementara raja-raja Romawi yang bergelimang harta dan kemewahan disaksikannya sangat sulit tidur, meski di atas tempat tidur mewah. Hal ini sangat sulit diterima akal utusan tersebut. Hingga akhirnya rasa penasaran pada kebahagiaan Amirul mukminin yang sangat sederhana 'tidur nyenyak dengan alasan tikar' akhirnya terjawab setelah dia masuk Islam. Adakah orang yang tidak ingin bahagia? Bisa dijamin pasti tidak ada. Termasuk raja-raja Romawi yang ingin mendapatkan kebahagiaan dengan merebut kekuasaan dan hidup bermewah-mewah. Dengan kemewahan dan kekuasaan ternyata raja sangat kes...

Warisan Dari Ibu

Apa yang paling pantas untuk di wariskan pada anak-anak kita kelak? Tahun 1999 Panas terik membakar kota Pekanbaru, bergegas kulangkahkan kaki menuju terminal. Semoga mobil superben yang biasa mengantarku pulang ke kampung sudah Full, agar tidak lama menunggu penumpang, sebab aku tidak ingin berlama-lama menahan teriknya matahari yang memantul dari atap besi minibus itu.  Sudah pukul dua siang tapi entah mengapa suhu di ibu kota provinsi Riau ini masih seperti jam dua belas siang. Ini adalah kepulanganku yang kedua dalam bulan ini. Biasa lah anak kos-kosan yang menuntut ilmu di kota provinsi, pulang kampung adalah solusi jitu untuk melabuhkan rindu pada masakan Ibu di rumah. Butuh waktu sekitar 3 jam agar aku sampai ke desa kecilku di Tapung. "Baju baru kau nak?" Ibu menyambutku di depan teras rumah, setelah kuucap salam, kukecup tangan dan kedua pipi ibu yang semakin keriput. Di pandang nya kaos oblong abu-abuku. Ibu memang paling tahu perubahan sekecil apapun yang...

Uang Dan Kasih Sayang

Gambar
"Yah, aku pengen jalan-jalan sama ayah" Kata seorang anak pada ayahnya yang baru tiba dari kantor. "Iya, tapi ayah capek nak, nanti ayah kasih uang ya buat jalan-jalan sama bunda.." *** "Ini uang buat kamu.. Bunda mungkin akan seminggu keluar kota, baik-baik sama nenek ya!" *** "Sudah-sudah jangan nangis, ini ayah kasih uang tapi jangan nangis lagi ya.." ** Saat mereka telah dewasa "Ayah bunda ga sayang ya sama ku? Tega banget ga ngirimin aku uang!!" Teriak seorang anak dari seberang telfon, yang sedang ngekos di kota lain. **** Wahai para orangtua, jangan sesekali menunjukkan kasih sayangmu pada anak-anak lewat uang, kelak saat anak dewasa dia akan mengira hanya orang yg telah memberinya uang saja yang pantas untuk di hormati. Wahai para orang tua, jangan sesekali menjadikan uang sebagai tameng atas kesibukan mu yang tak bisa membersamainya. kelak saat mereka dewasa akan sulit berterima kasih pada orang yg telah b...

5 TIPS MENYUBURKAN CINTA SUAMI ISTRI

Gambar
Prang!! Suara gelas kaca yang terbanting ke lantai tiba-tiba memecahkan sunyi di rumah itu.Seorang perempuan berusia tiga puluhan meradang. Amarah yang sudah menggunung di dadanya akhirnya pecah lewat gelas kaca yang jadi sasaran amarahnya. Anak bayi yang terbaring lemah di kamar mungkin sedang kebingungan, apa yang sedang terjadi di rumah mereka. "Kamu tidak pernah mau mengerti aku! Aku sudah capek-capek ngurus anak kamu seharian, pulang ke rumah bukannya membantu aku, kamu malah enak-anakan telfonan dengan teman-teman mu!!" Suara wanita yang baru satu bulan lalu resmi menjadi ibu itu meninggi. Anak bayi mungilnya itu seperti paham sedang terjadi sesuatu yang serius di rumah, dia diam saja, tidak menangis sama sekali. "Kamu yang tidak pernah mau mengerti aku, aku sudah capek pulang kerja mbok ya nyambut di depan pintu dengan senyuman manis, ini lihat muka kamu yang seperti kain kusut membuat mood ku rusak, selera makan hilang, kenapa sih setelah kita ...

Bagaimana Menyikapi Kakak Beradik Yang Sering Bertengkar

Gambar
Oleh: Nur aynun Anak-anak bunda sering bertengkar di rumah? Pasti pusing ya bun. Setiap hari bertengkar terus, tidak pernah tenang. Rumah sudah seperti mau pecah. Akur sebentar lalu bertengkar lagi. Padahal penyebabnya hanya masalah sepele. Misal karena berebut mainan atau makanan. Mau bela kakak nanti adik cemburu, bela adik kakak marah. Bunda jadi bingung. Kalau dibiarkan bisa semakin runyam. Hampir setiap kakak beradik pernah bertengkar, apalagi yang rentang usianya berdekatan. Hal ini terjadi karena anak belum terbangun kemampuan sosialnya dengan baik. Anak belum paham konsep menghargai, berempati dan rasa memiliki. Bertengkar di usia balita adalah sarana belajar bagi mereka untuk bersosialisasi dengan baik. Bila di usia sekolah anak bunda masih suka bertengkar, bisa jadi kemampuan sosialnya belum matang. Proses belajarnya belum selesai saat masih balita. Ada beberapa hal yang bisa bunda lakukan agar pertengkaran itu tidak terus berlanjut hingga mereka dewasa. 1. Buat pe...

RAHASIA MENDIDIK ANAK PEMALU MENJADI PERCAYA DIRI

Gambar
Oleh : Nur aynun Bagaimana rasanya memiliki anak yang pemalu? Saat bertemu orang tidak mau bersalaman. Apalagi disuruh maju ke depan dan bicara dimuka umum, lebih tidak mau. Biasanya orangtua jadi suka membandingkan mengapa anak orang pemberani tapi anak bunda pemalu. Melihat anak orang yang mudah sekali ngobrol, mudah sekali menyatu dengan lingkungan baru kadang membuat iri karena anak bunda tidak seperti itu. Akhirnya bunda memaksa anak agar mau bersalaman dengan orang lain, bahkan kadang sampai marah mengapa anak tidak mau bicara pada orang baru. Padahal sikap bunda  yang memaksakan anak agar mau melakukan sesuatu yang tidak disukainya, bukan mengurangi kadar malunya, tapi malah semakin memperparah. Ada dua faktor mengapa anak pemalu. Pertama karena faktor gen, kedua karena lingkungan. Beberapa ahli perkembangan mengatakan, anak yang pemalu karena faktor keturunan lebih butuh waktu dalam menghadapinya. Meski begitu semua bisa diatasi asal tahu rahasianya. Banyak anak y...

MENGAPA ANAK SULIT MENERIMA NASEHAT ORANGTUA?

Oleh: Nur aynun “ U mmi nih, sembarangan!” kata Athaya yang duduk di depan dengan suara sedikit keras. A ku,  Azka dan Athaya sedang naik motor menuju Bank. kami bertiga menembus jalan raya di tengah terik panas matahari itu dengan sepeda motor. Lumayan jauh, perjalanan memakan waktu hampir satu jam. Aku kaget dengan tegurannya, dan langsung tersadar sedang menontonkan perilaku salah di depan anak-anak, melanggar lampu lalu lintas. Ah.. Hanya lampu lalu lintas ini, pasti anak-anak nggak ngehlah. Fikirku dalam hati. ”Emang kenapa nak?” jawabku kemudian, pura-pura tidak tahu, hanya ingin tahu apa reaksinya kemudian. “Tadi lampu merah kan harus berhenti!” katanya menjelaskan dengan nada yang sangat serius dan mimik wajah yang sok dewasa. Aku sebenarnya ingin ketawa melihat ekspresi wajah dan mulut anak tiga tahun yang mendongak ke arahku itu . Tapi kutahan tawaku karena tidak ingin meremehkannya. Walaupun dia kecil aku tetap ingin menghargai kata-katan...

BAGAI TANCAPAN PAKU

Gambar
Oleh: Nur aynun  Ingin memiliki sifat yang lemah lembut dan tidak pernah menyakiti hati orang? Waah rasanya sulit ya, apalagi kalau kita lahir dari latar belakang keluarga yang kasar. Tinggal dilingkungan yang kasar. Apa bisa?  "Dan kuingat dulu sampai sekarang, kak aynun pernah bilang terus terang padaku tanpa basa basi, "Kakak nggak suka dengan kamu!" Rasanya sedih sekali dibilang seperti itu. Sampai sekarang nggak bisa lupa kata-kata itu. Padahal nggak tahu salahku apa sama kak aynun.. " 😢 Kalimat di atas adalah kalimat dari seorang teman lama sewaktu masih kuliah, yang di kirim ke inboxku beberapa bulan kemarin. Dia mengirim itu setelah membaca tulisanku katanya. Membacanya benar-benar membuat lemas dan meringis sedih. Benarkah aku pernah berkata seperti itu? Terlalu sekali aku... Tega sekali aku... Sudah berlalu sepuluh tahun lebih tapi dia masih ingat? Ya Allah... Celakalah aku! Itu baru satu orang yang mengaku, entah sudah berapa banyak hati yang tergo...