INDIKATOR RUMAH TANGGA SUKSES

Rumah tangga yg sukses itu seperti apa menurut teh aynun? *ehem! Saya udh jadi teteh sekarang 
Ada seseorang yg bertanya pada saya.

Sejujurnya, saya bingung jawabnya. Karena saya belum tahu apakah rumah tangga saya udah sukses atau belum. Tapi mengingat hak seorang muslim yg bertanya harus di jawab, maka saya akan coba jawab semampu saya, itupun harus mencari dulu referensi yg tepat.

Sebelumnya kita harus pahami terlebih dahulu tujuan kita hidup di dunia ini utk apa (Adz dzariyat:56)dan hal itu juga harus kita refleksikan dalam rumah tangga kita. Allah ciptakan kita hanya untuk beribadah kepadaNya, maka menikahpun tentu saja adalah juga untuk beribadah kepadaNya. Agar sebuah pernikahan bisa menjadi sebuah ibadah tentu ada syarat yg harus dipenuhi agar mudah menjalaninya.

Beribadah seperti apa? Syarat apa?

DR Abdullah Nashih ulwan dalam bukunya Tarbiyatul aulad fil islam (saya sih baca yg terjemahannya ya,jgn langsung kagum pd sy krn sy tulis dlm bhs arab biar keliatan judul aslinya aja hehe) beliau menuliskan, ada 3 hal penting yg harus di pahami dalam sebuah pernikahan:
1. Pernikahan sbg fitrah manusia
2. Pernikahan sbg bentuk kemaslahatan sosial
3. Pernikahan berdasarkan pilihan

Untuk poin 1 dan 2 tanpa saya jelaskan mungkin semua udah sangat paham apa maksudnya. Menikah itu memang fitrah manusia krn utk menyalurkan hasrat seksual dengan cara yg manusiawi dan bermoral. Menikah itu adalah dalam rangka meneruskan keturunan dengan cara yg baik dan beradab agar tidak menimbulkan penyimpangan sosial. Sangat jelas ya...

Nah, untuk poin ke 3 mungkin kita harus berhenti sejenak. Merenungi lebih dalam apa yg diinginkan penulis untuk kita pahami.

Banyak hadist yg jadi rujukan penulis dalam buku ini, salah satunya mungkin sudah populer di telinga kita, saya kutibkan di sini ; "wanita itu dinikahi karena empat hal, karena hartanya, keturunannya, dan karena agamanya, maka pilihlah agamanya niscaya kamu akan beruntung" (hr. Bukhori dan Muslim).

Meski ini ditujukan pada laki2 tentu juga berlaku sebaliknya. Perempuan pun harus memilih calon suami karena agamanya.

Sebagai penekanan betapa pentingnya urusan memilih ini, sampai2 sahabat nabi Umar bin khattab menjawab pertanyaan seorang anak yg bertanya tentang hak anak dari orangtuanya seperti ini; "MEMILIHKAN IBU YG BAIK, memberi nama yg baik dan mengajarinya al quran"

Setelah proses memilih ini berjalan dengan semestinya, maka menjalani rumah tangga sebagai ladang ibadah akan lebih mudah kita aplikasikan, karena kita telah sama2 memiliki visi dan misi yg sama dengan pasangan kita.

Jadi kesimpulan dari tulisan ini adalah, kita harus sama2 pahami bahwa menikah bisa menjadi ibadah apabila dari pernikahan itu, kita terus menerus berupaya membentuk keluarga yg Islami, untuk menghasilkan keturunan yg baik, generasi yg beriman kepada Allah swt, dan bermanfaat bagi sesama.

Bila itu sudah tercapai apakah kita lantas sudah pantas mengatakan rumah tangga kita sudah sukses? Saya pribadi mengatakan belum, itu hanyalah indikator, karena sukses tidaknya kita dalam membangun rumah tangga akan dibuktikan Allah kelak di hari pembalasan. Saat Allah mau mengumpulkan kita kembali dengan keluarga kita.

Suksesnya kita di dunia tidak serta merta menjadikan kita akan sukses di akhirat. Karena ukuran kita bukan saja tentang apa yg sedang kita jalani saat ini, tapi perilaku apa yg menjadi penutup kita di dunia. Banyak contoh dari para pendahulu kita, memiliki amalan seperti ahli syurga tapi berakhir hidupnya dgn amalan ahli neraka, memiliki amalan ahli neraka tp berakhir hidupnya dengan amalan ahli syurga.

Kita tidak bisa menjamin, tapi kita hanya bisa berupaya...

"Dan dia akan kembali kepada keluarganya (yg sama2 beriman)dengan gembira" (Al insyiqoq:9)

Inilah harapan kita semua, inilah sukses yg sesungguhnya..saat kita kembali dikumpulkan dengan keluarga kita yg beriman di rumah abadi di syurgaNya.

Smoga itu adalah keluarga kita..Aamiin ya Allah..

Bogor, 29 des 2016
Nur aynun
Seorang ibu yg berupaya ttp berada dijlnNya.

Komentar

  1. Aamiin semoga keluarga kita samawa dan mendapat keberkahan Alloh SWT

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kata Ajaib

Uang Dan Kasih Sayang

MINTA DIMENGERTI ATAU MAU MENGERTI